Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Gempa Susulan Flores Capai 2.850 Kali, Warga Diminta Tetap Waspada
Advertisement . Scroll to see content

Angin Puting Beliung di Menggitimbi Sumba Timur Hancurkan 8 Rumah Warga

Minggu, 12 Februari 2023 | 21:41 WIB
  • author Dion. Umbu Ana Lodu
Angin Puting Beliung di Menggitimbi Sumba Timur Hancurkan 8 Rumah Warga
Salah satu rumah yang ambruk dilanda angin puitng beliung di desa Palakahembi, dusun Minggitimbi, Sumba Timur - Foto : Posko Bencana Sumba Timur

SUMBA TIMUR, iNewsSumba.id – Angin puting beliung di Dusun Menggit Timbi RT 014, RT 015/RW 006 Desa Palakahembi, Kecamatan Pandawai Kabupaten Sumba Timur, NTT, Minggu (12/2/2023) sore lalu berdampak bagi 47 jiwa dari 9 Kepala Keluarga. Sebanyak 8 Rumah porak poranda karena alami rusak berat, sedang dan ringan.

Informasi yang diperoleh iNewsSumba.id dari Posko Bencana Sumba Timur menyebutkan, diantara para korban itu terdapat  2 lansia serta 12 orang anak. Datangnya angin berlangsung dengan cepat, beruntung tidak sampai menelan korban lebih banyak baik jiwa maupun cidera.

“Tim dari BPPBD bersama Pak Wakil Bupati tadi langsung meluncur ke lokasi dan bertemu dengan para korban. Syukur tidak ada korban jiwa dalam peristiwa yang mengejutkan itu,” ungkap Oktavianus Takanjanji, pelaksana tugas (PLT) Kalak. BPBD Sumba Timur, Minggu (12/2/2023) malam tadi.


Sebagian rumah warga korban angin puting beliung di dusun Menggittimbi, Sumba Timur - Foto : Posko Bencana Sumba Timur

Angin puting beliung itu tidak hanya membuat sejumlah rumah, namun juga mencabut dan merobohkan sejumlah pohon besar yang kemudian menimpa rumah warga.


Wakil Bupati Sumba Timur, David Melo Wadu saat turun langsung bertemu dengan para korban didampingi Plt. Kalak BPBD di dusun Menggitimbi, desa Palakahembi - Foto : IST

 

Warga sempat memvideokan angin puting beliung itu dari kejauhan. Yang mana video dimaksud juga dibagikan di group WA Posko Bencana Sumba Timur. Disebutkan bahwa ni angin puting beliung keluarnya dari danau. Karena itu terlihat bagai sedang hujan padahal air yang nampak berjatuhan adalah  karena terbawa pusaran angin dari danau.

Editor: Dionisius Umbu Ana Lodu

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut