Pakai Trik Ala Holywings, Ini Cara Penjual Parfum di Sumba Timur Meriahkan HUT RI ke 77

Dionisius Umbu Ana Lodu
.
Kamis, 11 Agustus 2022 | 21:27 WIB
Toko Parfum ini beri diskon bagi pembeli yang bernama Umbu dan Rambu, nama khas orang Sumba (Foto : Dion Umbu Ana Lodu)
SUMBA TIMUR,iNewsSumba.id – Masih ingat trik mendongkarak animo publik plus memikat konsumen untuk selanjutnya meraup keuntungan yang dilakukan manajemen bar dan club Holywings silam? Walau kemudian mengundang kehebohan dan pro kontra itu. Hal yang tak jauh beda juga dilakukan owner sebuah usaha penjualan body parfum terkemuka di Sumba Timur, NTT ini. Namun tentunya tidak ada potensi penistaaan agama!

Sebuah banner ditempelkan di salah satu pintu masuk konter Kambera Parfum yang terletak di bilangan Payeti, Kecamatan Kambera. “DISKON 20 % UNTUK YANG BERNAMA UMBU & RAMBU’ demikian yang terpampang.


Toko parfum di Sumba Timur ini beri diskon menarik bagi pembeli yang miliki nama Umbu dan Rambu, nama khas orang Sumba (Foto : Dion Umbu Ana Lodu)
 
Untuk diketahui Umbu dan Rambu merupakan sapaan khas bagi lelaki dan perempuan Sumba. Sapaan yang acapkali juga disematkan di depan atau di tengah nama seseorang.

Rais, karyawan di toko ini menjelaskan, pemberlakukan diskon itu adalah untuk menyongsong dan memeriahkan HUT Kemerdekaan.  Pemberian diskon itu mulai berlaku sejak tanggal 1 Agusutus lalu dan berakhir pada 31 Agustus mendatang.

“Diskon ini berlaku bagi segala jenis parfum yang ada di seluruh konter atau tempat penjualan Kambera Parfum. Pembeli tinggal menunjukan bukti kartu identitasnya, jika memang ada nama Rambu atau Umbu pasti langsung mendapatkan diskon,” jelas Rais sembari melayani beberapa warga yang datang membeli parfum, Kamis (11/8/2022) siang lalu.

Adapun Kambera parfum miliki counter yang tersebar tak hanya di kota Waingapu, namun juga kecamatan dan bahkan di kabupaten tetangga itu.

“Kalau di Waingapu dan Kambera total ada tiga konter. Satu konter di kecamatan Umalulu dan satunya lagi di kota Waikabubak Sumba Barat Daya,” tukas Rais.

Usaha ini diawalli dari hanya satu konter kecil. Namun kemudian UMKM ini berkembang dan kini mulai menyebar dan punya pangsa pasar tersendiri. Bahkan telah menyerap tenaga kerja yang dominan dari kaum muda itu.

Koleksi parfum yang dijual di tempat ini mencapai ratusan jenis dan merk. Usaha milik Ahmad Wildan Fadaq ini, kata Rais telah miliki pelanggan tetap dan terus berkembang.

“Kami mulai buka jam 9 pagi dan tutup paling lambat jam 10 malam,” ujarnya.

“Saya tadi mau datang beli parfum seperti yang lalu – lalu. Eee pas sampai di sini baca tulisan itu. Jadinya saya beli dua botol, satunya untuk saya dan satunya untuk mamanya anak – anak. Lumayan dapat diskon tak terduga,” jelas Umbu Arthur, salah satu pembeli yang dijumpai saat itu.    

Editor : Dionisius Umbu Ana Lodu
Bagikan Artikel Ini