Ini 3 Kampung Janda Hits di Indonesia, Ada yang Buat Lelaki Ogah Balik Kanan

Novie Fauziah
.
Minggu, 31 Juli 2022 | 22:42 WIB
Ilustrasi kampung janda.(Foto:Ist)

 

SERANG, iNewsSumba.id – Tidak ada wanita yang ingin menjadi  janda sebagai tujuan akhirnya pasca menikah. Namun apa daya jika hal itu sudah suratan takdir. Status janda bisa terjadi baik karena diceraikan suami ataupun karena suami meninggal dunia. Di negeri +62, Indonesia tercinta ini ternyata ada 3 kampung janda yang nge - hits.

Memang ke – 3 kampung janda hits ini bukan 100 persen dihuni para janda, namun mayoritas perempuan dewasa di kampung ini berlabel janda.

Merangkum dari ragam sumber, ini dia tiga kampung janda hits itu :

1. Desa Ciburayut

Desa Ciburayut dijuluki Kampung Janda karena mayoritas penduduknya adalah wanita yang ditinggal mati suaminya. Ciburayut ada di Kecamatan Cigombong, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.  

Rata-rata laki-laki pekerja di desa ini adalah penambang pasir. Akibat dari risiko pekerjaannya itu, tak sedikit dari mereka yang mengalami kecelakaan hingga akhirnya meregang nyawa. Mulai dari terjatuh, tertimbun, hingga sakit karena kelelahan.

Kemudian sebagian juga ada yang menikah di bawah umur. Kemudian suaminya meninggal dunia, sehingga tak sedikit yang sudah menyandang status janda di usia muda.

2. Kompleks Arbain Pasuruan

Kompleks perumahaan Arbain Pasuruan berada di Kelurahan Gempeng, Kecamatan Bangil, Kabupaten Pasuruan, Jawa Timur. Ada 40 rumah rumah deret di sini, semuanya dihuni oleh janda.

Mereka tidak dikenakan biaya sewa selama tinggal, hanya diwajibkan membayar tagihan listrik saja.

Bagi janda yang ingin tinggal di kompleks ini, maka sebelumnya harus diketahui secara pasti latar belakangnya. Termasuk akta cerai yang menegaskan, bahwa ia adalah benar-benar janda.

3. Kampung Janda Batuah

Kampung Janda Batuah ada di Kota Banjarbaru, Kalimantan Selatan.  Kampung janda inilah yang paling dominan dihuni para janda pasca ditinggal mati suaminya.

Yang juga menjadi catatan penting dari Kampuung ini adalah, para janda itu dominana memilih tak menikah lagi. Mereka bertahan dengan mencari nafkah untuk menghidupi dirinya sendiri hingga keluarganya.

Rata-rata usia perempuan yang tinggal di Kampung Batuah ini sekitar 50 tahun ke atas. Namun tidak sedikit pula janda yang masih berusia muda nan matang yakni berusiasekitar 25 tahun.

Mau pilih kampung janda mana? Yakin dengan pilihan anda? Lalu ingin menetap dan enggan untuk balik kanan dan memilih memadu kasih dengan Janda pilihan tuk dibawa ke pelaminan?

 

Editor : Dionisius Umbu Ana Lodu
Bagikan Artikel Ini