Jalani Hubungan Jarak Jauh? Ayo Kunjungi Bukit LDR di Sumba Barat Daya

Rian Marviriks
.
Jum'at, 15 Juli 2022 | 11:03 WIB
Suasana Bukit LDR di Sumba Barat Daya saat rerumputan menghijau (Foto Rian Marviriks-iNewsSumba.id)

 

SUMBA BARAT DAYA, iNewsSumba.Id – Kabupaten Sumba Barat Daya (SBD) kaya akan spot wisata alamnya. Salah satunya adalah bukit Lendongara. Pesona lokasi yang kini kian lekat dengan sebutan bukit LDR itu, cantik dan sayang untuk dilewatkan wisatawan.

Bukit LDR berada di wilayah Desa Karuni, Kecamatan Loura,  dan berjarak 15 KM dari Bandara Tambolaka. Hanya perlu waktu kurang dari 30 menit untuk tiba di lokasi nan memanjakan mata dan sangat instagramable itu. Walau jalan menuju bukit itu tidak terlalu mulus, karena sebagian aspal berlubang. Namun, rasa lelah akan terbayar saat berada di puncak bukit.

Untunglah tidak ada medan yang terlalu berat, baik tanjakan ataupun kelokan ekstrim untuk menuju Bukit Lendongara. Sesampainya di Bukit Lendongara, bersiaplah untuk berdecak kagum. Bukit berselimut rumput menghijau itu bagaikan hamparan permadani. Konon, jika sudah memasuki musim kemarau warna permadani itu akan berubah coklat ke emasan karena rumput yang mengering.

Tekstur Bukit Lendongara yang bergelombang menambah pesonanya. Bukit dan lembah berselang-seling bagaikan ombak abadi. Amati dengan seksama di daerah lembahnya. Meskipun cukup jauh, dengan mata telanjang masih bisa dikenali keberadaan sekumpulan kuda yang asyik merumput. Ingin rasanya merebahkan diri di hamparan rumput tersebut. Tekstur Bukit Lendongara yang bergelombang menambah pesonanya. Bukit dan lembah yang berwarna hijau dan kecoklatan membuat kita mengagumi keagungan-Nya.

Hembusan anginnya yang menerpa wajah, niscaya akan hadirkan rasa segarnya udara khas daerah pegunungan Sumba. Mata akan begitu bebas melihat hamparan padang Sabana yang luas di bawah langit biru.  Saat sore hari, semburat jingga di langit, akan benar-benar mengundang takjub bagi yang melihatnya.

Bukit ini bisa dikunjungi kapan saja, sementara ini tidak perlu membeli tiket atau pembayaran retribusi lainnya, cukup langsung datang saja. Namun ada waktu-waktu tertentu yang dianggap paling bagus jika ingin mengunjungi bukit savana ini. Bukan hanya untuk bisa mendapatkan pemandangan yang indah tapi juga agar bisa menghasilkan jepretan foto yang sempurna hingga memuaskan jika diupload ke media sosial.

“ Waktu menjelang sore hari saat matahari mulai turun menuju arah barat itu yang terbaik,” jelas Erick salah satu pengunjung yang ditemui Kamis (14/7/2022) sore kemarin. Dikatakannya, jika sore hari pemandangan yang paripurna bisa didapatkan. Perpaduan warna langit di saat senja dan sinar matahari yang memantul di punggung bukit. Menghasilkan panorama menarik yang belum tentu bisa anda dapatkan kembali.

Bersiaplah mencari spot yang pas untuk mengambil gambar. Pilih pose yang anda inginkan. Menghadap kamera atau ala-ala foto Anda sendiri. Anda juga bisa kenakan kain tenun khas Sumba(siapkan sendiri). Warna yang kontras dengan motif khas Sumba dari kain tenun yang digunakan, membaur amat baik  dengan pemandangan. Semakin menekankan penjelasan pada foto, bahwa anda sedang berada di SBD, NTT.

Jangan tunggu saat menjalin kisah LDR baru kunjungi bukit ini, namun jika sedang LDR – an, tentu akan punya kisah tersendiri untuk jadi kenangan. Ayo datang ke bukit LDR, jangan sampai nyesal kemudian.

Editor : Dionisius Umbu Ana Lodu
Bagikan Artikel Ini