Trauma Berat, Anak 13 Tahun Korban Dugaan Pemerkosaan di Lewa Belum Bisa Diperiksa Polisi

Dion. Umbu Ana Lodu
Pencabulan anak perempuan bawah umur (Foto: Ilustrasi/Istimewa)

WAINGAPU, iNewsSumba.id - Proses penyelidikan kasus dugaan pemerkosaan terhadap anak perempuan berusia 13 tahun di Kecamatan Lewa, Kabupaten Sumba Timur, NTT masih menghadapi kendala.

Korban yang diketahui sedang hamil sekitar empat bulan belum dapat memberikan keterangan secara maksimal kepada penyidik. Kondisi psikologis anak tersebut disebut mengalami trauma berat setelah peristiwa yang tengah didalami kepolisian.

Kapolsek Lewa Ipda Marius P. Himbir mengatakan polisi telah berupaya meminta keterangan korban dengan pendekatan yang melibatkan Polisi Wanita (Polwan).

Namun, upaya tersebut belum membuahkan hasil karena korban selalu menangis ketika hendak dimintai keterangan.

“Karena anak ini mungkin trauma, setiap kali kami membawa Polwan ke sana untuk mengambil keterangan, dia selalu menangis saja,” kata Kapolsek saat dikonfirmasi iNews, Jumat (28/8/2026) malam lalu.

Kasus ini sebelumnya dilaporkan ibu korban ke Polsek Lewa pada 22 Agustus 2026. Laporan dibuat setelah sang ibu melihat perubahan fisik pada tubuh anaknya.

Korban kemudian diperiksa di Puskesmas setempat. Dari pemeriksaan kesehatan diketahui korban sedang mengandung dengan usia kehamilan sekitar empat bulan.

“Memang nona itu masih di bawah umur dan sementara hamil empat bulan,” ujar Ipda Marius.

Editor : Dionisius Umbu Ana Lodu

Halaman Selanjutnya
Halaman : 1 2

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network