KUPANG, iNewsSumba.id – Pengibaran bendera Merah Putih di bawah laut dilakukan Basarnas Kupang bersama Potensi SAR pada peringatan HUT ke-81 Republik Indonesia bukan sekadar atraksi perayaan kemerdekaan. Di balik aksi tersebut, tersimpan pesan mendalam bagi masyarakat Flores yang sedang menghadapi bencana gempa bumi.
Basarnas Kupang menjadikan momentum peringatan kemerdekaan sebagai bentuk dukungan moral bagi masyarakat terdampak gempa di sejumlah wilayah di Pulau Flores.
Kibaran Sang Saka Merah Putih dari bawah laut menjadi simbol bahwa masyarakat NTT akan terus bersatu dalam menghadapi berbagai tantangan, termasuk bencana alam.
Pesan kemanusiaan itu juga menunjukkan bahwa jarak geografis bukanlah penghalang untuk saling membantu dan menguatkan sesama warga Nusa Tenggara Timur.
Basarnas menegaskan bahwa persaudaraan masyarakat Flobamora harus terus dipelihara, terutama ketika salah satu wilayah sedang menghadapi musibah.
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Kupang, Mexianus Bekabel, mengaku sangat terharu dengan semangat solidaritas yang ditunjukkan seluruh unsur yang terlibat dalam kegiatan tersebut.
"Pengibaran bendera di bawah laut ini adalah simbol kesiapsiagaan dan penghormatan tertinggi kita kepada NKRI. Di saat yang sama, dada kami bergetar mendoakan saudara-saudara kita di Flores yang sedang diuji bencana gempa," ujarnya.
Editor : Dionisius Umbu Ana Lodu
Artikel Terkait
