KUPANG, iNewsSumba.id – Duka menyelimuti Desa Manusak, Kecamatan Kupang Timur, Kabupaten Kupang, Nusa Tenggara Timur. Seorang remaja bernama Dominigus De Jesus Frias (18) ditemukan meninggal dunia setelah terseret banjir bandang Sungai Manusak pada Minggu (8/3/2026) malam.
Korban ditemukan oleh tim SAR gabungan sekitar pukul 00.45 WITA, setelah proses pencarian dramatis yang berlangsung beberapa jam di sepanjang aliran sungai yang meluap akibat hujan deras.
Remaja asal Dusun 02 Desa Manusak itu sebelumnya diketahui sedang menggembalakan ternak di sekitar bantaran sungai. Saat hendak pulang, debit air Sungai Manusak tiba-tiba meningkat drastis setelah hujan mengguyur wilayah tersebut sejak siang hari.
Arus yang deras diduga membuat Dominigus tidak sempat menyelamatkan diri dan akhirnya terseret banjir.
Keluarga dan warga sekitar sempat melakukan pencarian secara mandiri di sepanjang sungai. Namun upaya itu tidak membuahkan hasil hingga malam hari.
Peristiwa tersebut kemudian dilaporkan oleh Babinsa Kupang Timur Manuel Amaral kepada Kantor Pencarian dan Pertolongan Kupang pada pukul 19.45 WITA.
Laporan itu langsung ditindaklanjuti dengan pengerahan tim rescue menuju lokasi kejadian.
Sebanyak 10 personel SAR diterjunkan menggunakan dua unit kendaraan rescue lengkap dengan peralatan pencarian di air.
Setelah melakukan penyisiran di sepanjang aliran sungai, tim akhirnya menemukan tubuh korban sekitar 200 meter dari titik awal kejadian.
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Kupang Mexianus Bekabel menyampaikan bahwa korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia.
“Korban berhasil ditemukan oleh tim SAR gabungan sekitar 200 meter dari lokasi awal kejadian. Setelah dievakuasi, jenazah langsung dibawa ke RSUD Naibonat untuk penanganan lebih lanjut,” ujar Mexianus.
Operasi SAR kemudian resmi ditutup setelah korban ditemukan. Peristiwa ini menjadi pengingat bagi warga untuk lebih berhati-hati beraktivitas di sekitar sungai saat cuaca ekstrem melanda wilayah Kupang.
Editor : Dionisius Umbu Ana Lodu
Artikel Terkait
