JAKARTA, iNewsSumba – Harga emas batangan produksi PT Aneka Tambang (Antam) kembali menanjak pada perdagangan Kamis (5/3/2026). Nilainya bahkan telah menyentuh angka Rp3.049.000 per gram, sebuah level yang semakin membuat logam mulia ini menjadi komoditas bernilai tinggi dan diburu banyak pihak.
Kenaikan harga tersebut juga memberi gambaran mengapa aktivitas perdagangan emas, termasuk yang ilegal, semakin marak terjadi di berbagai daerah.
Di Sumba Timur sendiri, aparat baru-baru ini menggagalkan upaya penyelundupan emas yang diduga berasal dari tambang emas liar. Barang tersebut hendak dibawa keluar daerah melalui Bandara Umbu Mehang Kunda (UMK) Waingapu menuju Lombok, Nusa Tenggara Barat.
Petugas keamanan bandara bersama aparat kepolisian berhasil mengamankan hampir setengah kilogram logam mulia yang dicurigai tidak memiliki dokumen resmi.
Jika dihitung berdasarkan harga emas Antam saat ini, nilai logam mulia tersebut diperkirakan mencapai lebih dari Rp1,5 miliar.
Kepala Bandara UMK Waingapu. I Made Sutamayasa dalam keterangannya menegaskan bahwa pihak bandara terus meningkatkan pengawasan terhadap barang bawaan penumpang.
“Kami selalu kedepankan SOP pemeriksaan keamanan penerbangan, termasuk mencegah peredaran barang ilegal seperti emas tanpa dokumen resmi,” ujarnya Rabu (4/3/2025) siang lalu di ruang kerjanya.
Ia menjelaskan, kasus ini menjadi pengingat bahwa jalur transportasi udara kerap dimanfaatkan sebagai sarana pengiriman logam mulia ilegal.
Di sisi lain, tingginya harga emas juga memicu kekuatiran terus adanya aktivitas tambang ilegal di sejumlah wilayah di Sumba. Apalagi hingga kini belum ada langkah maju yang siginifikan terkati penegakan hukum bagi para pelaku, pengepul dan pemodal.
Editor : Dionisius Umbu Ana Lodu
Artikel Terkait
