Mahasiswa Jadi Pelaku Pembunuhan Saat Malam Tahun Baru, Polres SBD Tegaskan Fakta

TIm iNews
Pembunuhan di Desa Weepangali, Kabupaten SBD, Provinsi NTT-Foto: ilustrasi

TAMBOLAKA, iNewsSumba.id-Kepolisian Resor Sumba Barat Daya (SBD) kembali menegaskan bahwa pelaku pembunuhan yang terjadi di Desa Weepangali, Kecamatan Loura, merupakan seorang mahasiswa aktif. Penegasan ini disampaikan guna mencegah simpang siur informasi di tengah masyarakat.

Kejadian tragis tersebut berlangsung pada Kamis, 1 Januari 2025, sekitar pukul 02.00 WITA, di Watu Kariki Deta, saat sejumlah pemuda menggelar pesta minuman keras.

Kasi Humas Polres Sumba Barat Daya, AKP Bernardus Mbili Kandi, menyebut pelaku berinisial AL tercatat sebagai mahasiswa semester lima di salah satu universitas di wilayah Waitabula.

“Terduga pelaku merupakan mahasiswa aktif. Ini hasil pendataan identitas yang kami lakukan sejak awal penanganan perkara,” ujar AKP Bernardus Mbili Kandi dalam keterangannya.

Ia menjelaskan, peristiwa bermula dari kegiatan minum minuman keras jenis peci dan karaoke di rumah warga. Situasi berubah ketika terjadi perselisihan antara korban dan salah satu saksi.

Perselisihan tersebut memicu kekerasan fisik hingga akhirnya pelaku mengambil parang dan menyerang korban utama, Rikardus Umbu Tagu Dedo.

Korban mengalami luka serius di leher, punggung, dan lengan. Meski sempat mendapat pertolongan, nyawanya tidak tertolong dan meninggal dunia.

Seorang korban lainnya, Martinus Pala, mengalami luka berat akibat sabetan parang saat berusaha melerai kejadian tersebut.

Pasca-kejadian, pelaku dan seorang saksi melarikan diri dari lokasi. Emosi keluarga korban kemudian memuncak hingga berujung pembakaran rumah pelaku dan satu unit sepeda motor.

AKP Bernardus Mbili Kandi menegaskan bahwa kepolisian telah mengamankan terduga pelaku serta mengambil langkah-langkah hukum lanjutan. “Status mahasiswa tidak menghapus unsur pidana. Proses hukum tetap berjalan,” tegasnya.

Polres SBD juga mengimbau masyarakat, khususnya kalangan generasi muda dan mahasiswa, untuk menjauhi minuman keras karena kerap menjadi pemicu tindak kekerasan.

Editor : Dionisius Umbu Ana Lodu

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network