137 Rumah Rusak Akibat Gempa Sumba Barat Daya, Pemerintah Perbarui Data Kerusakan
TAMBOLAKA, iNewsSumba.id — Dampak gempa di Kabupaten Sumba Barat Daya terus dipetakan. Hingga 5 Oktober 2026 malam, sedikitnya 137 unit rumah warga tercatat mengalami kerusakan dengan tingkat yang berbeda.
Data tersebut terdiri atas lima rumah rusak berat, 12 rumah rusak sedang, dan 120 rumah rusak ringan.
Selain rumah warga, pemerintah juga mencatat 16 fasilitas umum mengalami kerusakan akibat gempa.
Fasilitas yang terdampak antara lain gereja, sekolah, puskesmas, puskesmas pembantu serta fasilitas umum lainnya.
Pembaruan data dilakukan bersamaan dengan kunjungan kedua Bupati Sumba Barat Daya (SBD) Ratu Ngadu Bonu Wulla ke wilayah terdampak.
Bupati didampingi Wakil Bupati Dominikus Alapawan Rangga Kaka serta tim BNPB pusat dan BPBD Provinsi NTT saat meninjau kondisi warga di Desa Pero Konda dan Desa Waikaninyo.
Kehadiran BNPB dan BPBD NTT diharapkan membuat proses pendataan kerusakan lebih akurat sekaligus mempercepat langkah penanganan bencana.
“Data di lapangan harus terus diperbarui dan dipastikan akurat agar penanganan berikutnya benar-benar berdasarkan kebutuhan masyarakat,” tandas Bupati Ratu Wulla.
Selain melihat kerusakan bangunan, rombongan juga menyambangi tenda-tenda pengungsian. Pemeriksaan dilakukan terhadap kondisi kesehatan warga, kebutuhan air bersih, makanan serta kelayakan tenda.
Pemerintah bersama BNPB dan BPBD NTT juga menyerahkan bantuan logistik darurat berupa beras dan makanan instan kepada masyarakat yang berada di posko dan tenda pengungsian.
Sementara itu, satu warga dilaporkan mengalami luka dan masih menjalani perawatan jalan.
Pemerintah Kabupaten Sumba Barat Daya kini terus berkoordinasi dengan BNPB dan BPBD NTT untuk memastikan seluruh kerusakan terdata secara menyeluruh sebelum masuk pada tahapan rehabilitasi dan rekonstruksi.
Langkah tersebut menjadi penting agar proses pemulihan pascagempa tidak hanya menyentuh kebutuhan darurat, tetapi juga mengembalikan aktivitas masyarakat yang terdampak.
Editor: Dionisius Umbu Ana Lodu