Operasi SAR Ditutup, Nelayan Korban MOB di Teluk Kupang Ditemukan Meninggal
KUPANG, iNewsSumba.id-Operasi pencarian terhadap nelayan korban man overboard (MOB) di perairan Teluk Kupang resmi diusulkan untuk ditutup setelah korban ditemukan, Senin (27/04/2026).
Korban atas nama Benjamin Dehan ditemukan dalam kondisi meninggal dunia setelah tiga hari pencarian intensif oleh tim SAR gabungan.Sebelumnya korban dilaporkan jatuh dari atas perahu (man overboard ) saat melaut.
Operasi hari terakhir dimulai pukul 07.00 WITA dengan briefing awal. Strategi pencarian difokuskan pada perluasan area menggunakan tiga SRU.
Pendekatan ini terbukti efektif dalam mempercepat proses pencarian di area laut yang luas.
Pada pukul 09.55 WITA, korban ditemukan di titik koordinat yang telah dianalisis sebelumnya.
Tim kemudian mengevakuasi korban menuju Pantai Warna Oesapa sebelum dibawa ke RS Bhayangkara Kupang.
Keberhasilan ini melibatkan berbagai unsur, termasuk Polair Polda NTT, Bakamla Kupang, BPBD, hingga masyarakat nelayan.
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Kupang, Mexianus Bekabel, menyampaikan bahwa operasi telah berjalan sesuai prosedur.
“Dengan ditemukannya korban, operasi SAR kami usulkan untuk ditutup,” ujarnya.
Ia juga menegaskan bahwa seluruh personel telah bekerja secara optimal selama operasi berlangsung.
“Semua unsur telah menjalankan tugas dengan baik dan penuh tanggung jawab,” tambahnya.
Penutupan operasi ini menjadi akhir dari upaya pencarian, sekaligus awal bagi keluarga untuk menerima kenyataan pahit yang terjadi.
Di balik itu semua, peristiwa ini kembali menjadi pengingat akan pentingnya keselamatan dalam aktivitas melaut.
Editor : Dionisius Umbu Ana Lodu