get app
inews
Aa Text
Read Next : 25 Anggota DPRD Nagekeo Dilantik, 3 Diantaranya Kader Partai Perindo

Kisah Excavator yang Datang dari Jarak 3 Jam Perjalanan untuk Evakuasi Dua Bocah Tertimbun Longsor

Selasa, 17 Maret 2026 | 07:47 WIB
header img
Excavator mempermudah pencarian dua bicah yang tertimbun longsor di Wewewa Utara, Kabupaten Sumba Barat Daya, NTT (Foto: iNews Sumba)

TAMBOLAKA, iNewsSumba.id-Di balik dramatisnya proses evakuasi dua bocah yang tertimbun longsor batu putih di Desa Djelamanu, Kecamatan Wewewa Utara, tersimpan kisah tentang sebuah alat berat yang datang dari jauh.

Ekskavator yang akhirnya mempercepat proses pencarian itu diketahui milik Yusuf Bora, seorang kader Partai Perindo sekaligus Wakil Ketua DPRD Sumba Barat Daya.

Alat berat tersebut tiba di lokasi setelah warga berjuang hampir delapan jam menggali material longsor secara manual.

Peristiwa tragis itu sendiri terjadi sekitar pukul 10.00 WITA, Senin (16/3/2026). Dua bocah bernama Arjun Saputra Gono Ate dan Sardianto Rato Pote tertimbun longsor material tanah dan batu putih saat berada di lokasi sertu di Desa Djelamanu.

Warga yang mengetahui kejadian itu langsung berupaya melakukan pencarian. Dengan alat seadanya, mereka menggali timbunan batu yang keras dan berat.

Namun upaya tersebut tidak mudah. Lapisan batu putih yang menimbun korban sangat padat sehingga proses pencarian berjalan lambat.

Di saat bersamaan, informasi mengenai kejadian itu menyebar cepat melalui media sosial dan jaringan warga.

“Saya dapat informasi dari adik Eva di sekitar lokasi sekitar pukul 10.00 WITA. Juga dari warganet di media sosial yang menyebut pencarian manual sangat susah,” kata Yusuf Bora saat dikonfirmasi wartawan melalui telepon, Senin (16/3/2026) malam lalu.

Setelah mengetahui kondisi di lapangan, Yusuf Bora langsung mengambil keputusan untuk membantu.

“Karena kebetulan saya punya excavator, saya langsung hubungi pemilik tronton untuk mengangkut alat itu ke lokasi,” ujarnya.

Perjalanan alat berat tersebut tidak singkat. Dari lokasi penyimpanan menuju Desa Djelamanu, ekskavator harus menempuh perjalanan sekitar dua hingga tiga jam.

Ketika alat berat itu akhirnya tiba, proses pencarian menjadi jauh lebih cepat. Operator membuka lapisan batu putih yang menimbun titik dugaan korban.


Yusuf Bora, Wakil Ketua DPRD Sumba Barat Daya - Foto : istimewa

 

“Puji Tuhan korban akhirnya bisa ditemukan dalam timbunan sekitar dua meter. Saya hanya terpanggil untuk membantu sebisa mungkin,” kata Yusuf Bora.

Ia juga menyampaikan belasungkawa kepada keluarga korban. “Semoga keluarga diberikan kekuatan dan penghiburan oleh Sang Maha Kasih,” tuturnya.

Editor : Dionisius Umbu Ana Lodu

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut