Warga Mengungsi, Longsor di Manggarai Timur Tinggalkan Ancaman Susulan
MANGGARAI TIMUR, iNewsSumba.id – Tanah longsor yang melanda Desa Goreng Meni, Kecamatan Lamba Leda, Kabupaten Manggarai Timur, NTT, Kamis (22/1/2026), memaksa warga meninggalkan rumah mereka dan mengungsi ke lokasi yang lebih aman.
Bencana tersebut terjadi sekitar pukul 15.00 WITA, setelah hujan lebat dan angin kencang terus mengguyur wilayah ini selama beberapa pekan terakhir.
Tebing di sekitar pemukiman warga menjadi labil dan akhirnya runtuh, menimbun rumah serta lahan pertanian yang berada di bawahnya.
Camat Lamba Leda, Edmon Lana, mengatakan evakuasi warga dilakukan segera setelah kejadian untuk menghindari risiko longsor susulan.
“Sebagian besar warga yang berada di zona bahaya sudah kami minta mengungsi ke tempat yang lebih aman,” kata Edmon.
Ia menyebut satu unit rumah dan areal persawahan warga menjadi korban utama dalam peristiwa ini.
Selain kerusakan material, longsor juga memunculkan kekhawatiran akan keselamatan warga. Dua orang dilaporkan diduga hilang saat bencana terjadi.
“Masih ada laporan dua warga yang belum ditemukan. Kami terus berkoordinasi untuk memastikan kondisi mereka,” ujarnya.
Tiga warga lainnya berhasil menyelamatkan diri, meski satu di antaranya harus mendapatkan perawatan medis intensif akibat luka yang diderita.
Situasi di Desa Goreng Meni kian sulit karena infrastruktur dasar lumpuh. Jaringan telekomunikasi terputus dan aliran listrik padam.
Kondisi ini menyulitkan proses pelaporan dan koordinasi bantuan, baik dari pemerintah daerah maupun pihak terkait lainnya.
Meski demikian, pemerintah kecamatan terus melakukan langkah-langkah darurat untuk menjamin keselamatan warga.
Edmon mengingatkan masyarakat agar tidak kembali ke rumah sebelum kondisi benar-benar dinyatakan aman.
“Cuaca ekstrem masih berpotensi terjadi. Kami minta warga tetap waspada dan mengikuti arahan petugas,” pungkasnya.
Editor : Dionisius Umbu Ana Lodu