Bupati Sumba Timur Sidak ke Paris Matawai, Pastikan Mutu dan Ketersediaan Komoditi

Dion Umbu Ana Lodu
.
Senin, 03 Oktober 2022 | 13:53 WIB
Bupati Khristofel Praing, Senin (3/10/2022) melakukan sidak ke Pasar Inpres (Paris) Matawai, Kota Waingapu - Foto : Dion Umbu Ana Lodu/iNewsSumba.id

SUMBA TIMUR, iNewsSumba.id – Bupati Khristofel Praing, Senin (3/10/2022) melakukan sidak ke Pasar Inpres (Paris)  Matawai, Kota Waingapu. Sejumlah pejabat dari instansi terkait juga ambil bagian dalam kegiatan itu.

Kedatangan Bupati disambut antusias oleh para pedagang juga para pembeli serta pengunjung pasar terbesar di Pulau Sumba itu. Bupati Khristofel beberapa kali nampak terlibat dialog dengan para pedagang maupun warga yang datang berbelanja.

Nampak saat itu, Bupati yang didampingi Kapolres Sumba Timur, AKBP Fajar WLS dan Dandim 1601 Letkol Czi Aditya Triwirawan dan Plt. Kadis Pertanian dan Tanaman Pangan, Nico Pandarangga, dengan seksama bertanya kepada para pedagang perihal harga komoditi semisal telur ayam, minyak goreng, gula pasir serta beras. Tak hanya itu, para pedagang kain tenun ikat khas Sumba, sayuran, daging dan ikan juga dikonfirmasi Bupati terkait ketersediaan stok juga fluktuasi harga.

Kepada Wartawan, Bupati Khristofel menyatakan pelibatan lintas sektor dalam sidak ini adalah agar bisa mengetahui secara langsung ketersediaan bahan – bahan pokok masyarakat di pasar juga fluktuasi harganya.

“Kita harus  bisa pastikan ketersediaan stok juga tentunya harganya. Terkait harga apakah bisa terjangkau warga, bisa tetap menguntungkan para pedagang atau tidak? Semuanya itu kita cek secara langsung dalam sidak ini,” tandas Khristofel.

Keterlibatan lintas sektor dalam sidak di paris Matawai ini, urai Khristofel lebih lanjut akan pula dilakukan pada pasar lainnya yang ada di Sumba Timur. Hal itu sebut dia, agar bisa diperoleh data yang kemudian bisa diolah menjadi informasi yang bisa dijadikan dasar pemerintah dalam mengambil atau menentukan kebijakan.

Iqbal, salah satu pedagang sembako di Pasar yang pernah dikunjungi langsung oleh Presiden Jokowi pada 2 Juni 2022 lalu ini menjelaskan, harga minyak goreng dan telur ayam yang masih terus berfluktuasi.

“Kalau barang yang sempat naik dan turun tapi masih sering dipertanyakan oleh pembeli adalah telur ayam, karena sempat naik dan lalu turun, tapi warga masih terus mengeluhkannya. Kalau minyak goreng sudah ada pilihan merk lain yang lebih murah,” tuturnya.

Harga telur ayam, lanjut Iqbal pada pekan lalu sempat mencapai 65 ribu/rak namun kini turun menjadi 60 ribu/rak. Sementara minyak goreng dengan merk tertentu mencapai 25 ribu/ liter dan merk yang belum lama familiar di masyarakat 14 ribu/liter.

Dalam sidak yang juga dihadiri oleh Zulkarnaen, Pimpinan Bulog Cabang Waingapu itu, juga mencermati sejumlah komoditi bahan pokok yang dipasok Bulog. Secara umum, pasokan terigu, beras serta gula pasir dari Bulog menjadi pilihan warga di tengah kondisi keterbatasan daya beli warga selepas kenaikan harga BBM.

Dalam sidak ini juga hadir tim gabungan yang diantaranya berasal dari unsur Dinas Pertanian, Perdagangan dan Sat Pol PP, juga polres setempat. Tim ini mengambil data pedagang dan sampel sejumlah komoditi untuk dilakukan uji mutu pada laboratorium.

Editor : Dionisius Umbu Ana Lodu

Follow Berita iNews Sumba di Google News

Bagikan Artikel Ini