Motornya Dicuri dan Dibakar, Ini Curhatan Ruslin Bidan Desa di Sumba Tengah

Dion. Umbu Ana Lodu
.
Selasa, 23 Agustus 2022 | 10:26 WIB
Motor matic milik Ruslin Gela, bidan yang bertugas di desa Konda Maloba, Sumba Tengah, dicuri dan ditemukan telah dibakar (Foto : Tangkapan layar FB Ruslin)

SUMBA TENGAH, iNewsSumba.id – Niatnya mau mengabdi sebagai bidan dan membantu warga desa Konda Maloba, Kabupaten Sumba Tengah, NTT, namun apa daya, belum lama bertugas, cobaan berat dihadapi Ruslin Gela. Betapa tidak, motor matic Mio Soul miliknya dicuri lalu kemudian ditemukan dalam kondisi terbakar, kuat dugaan motornya dibakar.

Kepada iNewsSumba.id, Selasa (23/8/2022) Ruslin yang dihubungi via gawainya itu bercerita tentang kisah mirisnya. Dengan suara terbata – bata menahan kepedihan, bidan cantik itu menuturkan awal mula musibah itu menimpanya.


Ruslin Gela, Bidan desa tenga kontrak daerah yang motornya dicuri dan dibakar (Foto : Facebook)
 

“Saya memang ditugaskan di desa itu sejak bulan April lalu. Saya tenaga kontrak daerah dan ditempatkan sebagai bidan di desa Konda Maloba,” ujarnya.

“Saya turun ke desa itu Senin (22/8/2022) kebetulan ada kegiatan posyandu mulai dari pagi sampai sore. Saya memang tidak tinggal di Polindes situ karena memang kondisinya serba terbatas,” tukas Roslin.

Karena masih ada kerabatnya yang bertugas juga di desa itu sebagai guru, Ruslin mengaku tinggal menumpang di kerabatnya itu.

“Sayakan perempuan, kondisi polindesnya tidak memungkinkan untuk saya tinggal, jadi saya singgah dan numpang di mess guru, karena ada kakak sepupu saya guru. Sekitar jam 11 malam itu kejadian sudah motor saya hilang,” jelasnya.

Kehilangan motor itu tenyata bukan akhir dari kisah pedihnya. Karena tutur Roslin, motor yang diparkir di depan tempatnya nginap itu, paska diketahui tidak ada di tempatnya, dicari bersama kakak dan warga penghuni mess lainnya. Namun sekira 15 menit kemudian ditemukan motornya telah dilahap jago merah.

“Sekitar 300 meter dari tempat saya nginap, motor itu ketemu tapi telah terbakar. Saya tidak tahu kenapa juga sampai seperti itu. Padahal selama saya tugas saya tidak pernah melukai hati warga terutama pasien – pasien saya yang dominan ibu hamil dan menyusui,” timpalnya dengan suara tercekat.

Terkait peristiwa itu, Ruslin mengaku telah menginformasikan kepada Kepala Desa setempat, dan selanjutnya diarahkan untuk melaporkan ke polisi.

“Saya sudah lapor di Polsek Katikutana tadi sekitar jam 4 atau jam 5 pagi,” ujarnya sembari menaruh harap agar pelaku pencurian dan pembakaran itu bisa ditangkap dan mempertanggungjawabkann perbuatan di hadapan penegak hukum.  

  

Editor : Dionisius Umbu Ana Lodu

Follow Berita iNews Sumba di Google News

Bagikan Artikel Ini